Tampilkan postingan dengan label Quote. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Quote. Tampilkan semua postingan

Selasa, 14 November 2017

My Finding in Dan Brown's Inferno [Quotes]

Dan Brown's Inferno [The Quotes]

The darkest places in hell are reserved for those who maintain their neutrality in times of moral crisis.

Seek and ye shall find.

The decisions of our past are the architects of our present.

One great work of art inspired by another.

This changes everything.

Know only your mission. Share nothing.
Sweetheart, never forget you're a miracle.

There is seacond option, now. Complete your mission!

This is the future I would be giving my child?

The truth can glimpsed only through the eyes of death.

My career is all I have!

Compassion is a universal languange.

Provide the service. Trust the client. Ask no question.

Free divers swimming deep into a tunnel, far past thr point of no return, and then colliding with a stony dead end.

I'm a fan of the truth even if it's painfully hard to accept.

If you know where to look, Florence is heaven.

Avarice wan an international sin.

I'm not following.

The Lord works in mysterious ways.

"Robert, I thought you were a studenf of world history."

"Yes, but the world is large and history is long.."


It is physically imposibble for the human mind to think of nothing.

You CAN save the world. If not you, then who? If not now, then when?

While Christian tradition favored literal images of its god and saint, Islam focused on calligraphy and geometric patterns to represent the beauty of God's universe. Islamic tradition held that only God could create the life, and therefore man has no place creating images of life; not gods, not people, not even animals.

Depicting God's face would be considered blasphemy.

Safrice the few to save the many.

He was a scientist, a results-oriented person.

If everything you're saying is true, then you have my word.

***

Those are the quotes I could share with you. Honestly I took many quotes but they acted as research quotation through the conflict. Then, if I writes all here, I will be a spoiler of the story. So it will be nice if you read the novel by yourself. Happy reading!


Kamis, 26 Oktober 2017

Kebun Kekata dari Eliana [Quote]



Kutulis kekata berharga, quote istimewa yang kudapat dari novel Eliana. Si sulung dari tiga anak lainnya dalam Pukat, Burlian dan Amelia. Tokoh rekaan dalam Serial Anak-anak Mamak karangan Tere Liye.

Karena sayang rasanya jika hikmah yang bak mutiara itu, kunikmati sendiri. Jadi menuliskannya di sini, adalah caraku berbagi; kebun kekata yang berisi cantiknya diksi, kejadian menarik atau petikan pelajaran yang dapat kita ambilrenungi.

Dari Eliana, Nek Kiba, Marhotap dan tokoh-tokoh lainnya dikisahkan untuk melengkapi cerita.

Karena mutiara hikmah adalah bebungaan dalam kebun kekataku.

***

Aku tertawa melihat Burlian dan Pukat terbirit-birit ke dapur. Membuat berguguran rasa sebalku gara-gara kejadian di kota tadi.

Selebaran tidak membuatnya celaka. Ketakutanlah yang membuatnya terjatuh.

Nah, Burlian, Pukat, Amel bukankah Bapak pernah berkali-kali bilang, jangan pernah takut pada sesuatu yang tidak sejati. Kalian keliru jika takut pada hal-hal remeh seperti itu. Melainkan takutlah berbuat jahat, mengambil hak orang lain. Takutlah menganiaya, berbohong, mencuri dan merendahkan harga diri. Takutlah atas hal-hal yang seperti itu, sesuatu yang lebih sejati. Maka kalian tidak akan pernah takut dengan apapun lagi.

Nasib buruk, nasib baik, mati, kecelakaan, hadiah, rezeki, hanya Allah yang mengatur. Tidak ada satupun makhluk yang berhak ikut campur. Buka presiden, bukan orang tua, bukan atasan, bukan tetangga, bukan teman, dan jelas bukan karena selembar kertas.

Dalam kehidulan kita selalu ada momen, kejadian, atau peristiwa hebat yang bisa menjadikan dua orang musuh menjadi sahabat baik.

Kalau begitu, bantuan dari luar tidak bisa diharapkan lagi. Ini masalah kita, maka kitalah yang akan menolongnya sendiri.

Jika kalian tidak bisa ikut golongan yang memperbaiki, maka setidaknya, janganlah ikut golongan yang merusak. Jika kalian tidak bisa berdiri di depan menyerukan kebaikan, maka berdirilah di belakang. Dukung orang-orang yang mengajak pada kebaikan dengan segala keterbatasan. Itu lebih baik.

Barang hilang, sungguh aneh perilakunya. Semakin dicari semakin tidak ketemu. Saat dilupakan, diikhlaskan, malah muncul sendiri di depan mata.

Tim murid laki-laki memang lebih bertenaga, lebih cepat dan lebih kuat. Kami memang kalah cepat, kalah kuat. Tapi kami lebih gesit, lebih lincah, berusaha melewati garis pertahanan mereka saat penjaganya lengah atau terprovokasi seru-seruan.

Oi, itulah hakikat sejatinya adzan, membuat terhenti seluruh kegiatan. Yang sedang masak, berhenti menggoreng. Yang sedang bekerja membangun rumah, berhenti memasang batu bata. Yang sedang mencangkul kopi, berhenti mencangkul.

Bahkan adzan ini memancing kita semua datang ke masjid kampung. Ada yang memang hendak sholat maghrib. Ada yang ingin tahu. Ada yang sekadar menonton. Terserah apa niatannya, tapi adzan ini lebih kencang dari siapapum selama puluhan tahun aku tinggal di kampung.

Orang kota bilang hanya mengambil hutan yang terlantar, padang rumput gersang, lahan-lahan kritis. Itu dusta, alat-alat berat justru dikirimkan ke hutan-hutan terbaik. Penduduk mati-matian menolak. Percuma, kekuatan orang kota jauh lebih besar dibanding yang mereka bisa bayangkan.

Herbarium adalah bagian tanaman yang diawetkan. Seperti daun yang dikeringkan, menyisakan kelopak, benang sari dan mahkota kering. Atau batang, buah, akar, apa saja dari bagian tanaman yang bisa diawetkan.

Aku tidak tahu di mana Marhotap sekarang. Tetapi setidaknya aku tahu, kita pernah bersama-sama dalam satu pemahaman. Sama-sama membenci tambang pasir itu.

Ada suatu masa di antara masa-masa. Ada suatu musim di antara musim-musim. Saat ketika alam memberikan perlawanannya sendiri. Saat ketika hutan, sungai, lembah, membalas sendiri para perusaknya.

Kami tidak banyak bicara melintasi jalan setapak padang rumput. Deru napas kami yang bicara.

Bumi kita hanya satu. Milik kita bersama, yang kita pinjam dari anak-cucu kita.

Urusan ini bukan sekadar bilang 'tidak', Eli. Kita harus pintar, tahan banting dan punya daya tahan menghadapi mereka. Hanya dengan itu kita bisa memastikan seluruh warisan hutan dan kebijakan leluhur kampung bertahan ratusan tahun.

***

That's all the quotes from Eliana I can give to you. Hopefully it inspires you in all of things. Review bukunya, Insya Allah besok. See ya!


Sabtu, 04 Februari 2017

Quotes of Sinta Yudisia's the Lost Prince



Almamuchi mencoba bertahan dengan memelihara ingatannya.

Ia sedang nestapa, hilang akal, sendiri, tanpa arah. Bahkan pemuda itu bisa dimangsa pikirannya sendiri.

Sekarang, jika ada kesempatan pada dua belah tanganmu untuk membangun kembali peradaban Islam yang tertinggi, apakah kau akan lakukan sesuatu untuk mewujudkannya?

Almamuchi bahkan kehilangan semua perbendaharaan kata untuk menyangkal atau membela diri.

Tapi menangis hanya semakin menambah rasa sakit bagi kepedihannya selama ini. Digigitnya bibir kuat-kuat agar tak satupun gemuruh dalam dadanya meledak keluar.

Kekhawatiran hanyalah bisikan setan, Amir.

Ingatannya sudah sekeriput permukaan kulit.

Tapi dalam perjalanan panjang hidup seseorang, ada penggal-penggal peristiwa yang membekas begitu dalam.

Jangan menyela, jangan menyangkal. Jangan berpikir ini hanya kisah yang dilebih-lebihkan apalagi sekadar isapan jempol. Sebaliknya, mulailah merencanakan sesuatu. Kita punya satu kesempatan untuk mengembalikan Islam kembali pada kejayaannya.

Sejujurnya kukatakan, ini saat terberat dalam hidupku. Maka dari itu aku tak dapat memutuskan perkara ini sendiri. Aku butuh masukan kalian, aku butuh bantuan kalian.

Aku rasa, kita takkan lupa bagaimana 24.000 cendekiawan terbunuh di Baghdad saat penyerbuan Jengiz Khan. Enam ribu perpustakaan hangus terbakar, belasan ribu literatur Islam dihanyutkan ke sungai.

Dalam kitab-kitab perang tidak disebutkan pasukan yang banyak merupakan kulnci kemenangan. Perlu tekad. Kesatuan kehendak. Aturan yang rinci. Waktu yang tepat. Pendukung yang setia. Prajurit yang taat dan siap berkorban. Satu lagi, pemimpin yang disegani.

Jika kita menghitung rintangan, jumlahnya lebih dari seribu. Jika kita mencari ketidak-sepahaman, sumbernya ada seribu. Jika mencari perselisihan, penyebabnya ada seribu. Perpecahan yang terjadi di antara kita hanya menimbulkan bencana.

Setiap dari kita adalah berharga. Pasti ada sesuatu yang dapat kita sumbangkan, sesuatu yang bermanfaat bagi umat.

Keburukan seperti air laut, Sahabat. Terlihat banyak, bergulung-gulung, datang silih berganti, tapi tak pernah memecahkan karang. Ia hilang begitu angin bertiup. Tapi kebaikan seperti batang pohon. Bertunas, tumbuh, bercabang dan memiliki ranting, lalu bersemi makin rindang. Akarnya kokosh menghujam bumi, buahnya ranim dan dapat dipetik di segala musim. Ia tumbuh dan terus tumbuh. Setiap gugur akan digantikan dengan oleh semai yang baru.

Kita tidak berbicara tentang pasukan, senjata dan peperangan, Quthb. Mulai sekarang kita akan mempersiapkan kekuatan apapun yang ada. Mendidik anak-anak dan para wanita kita agar memiliki mental baja menghadapi segala kesulitan, membekali mereka dwngan keahlian dan kepandaian. Menanamkan ke benak para sahabat dan masyarakat untuk kembali ke pangkuan Islam. Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam, yang keberadaannya menaungi setiap makhluk di bumi ini.

Ini saatnya kita mengumpulkan keping demi keping harapan, bukan rasa keputusasaan yang cepat timbul saat satu permasalahan muncul.

Darimu? Kami tak mau apa-apa. Harta kami sudah punya. Seberapa banyak harta yang diperlukan selain makan, tempat tinggal, sehat dan berpendidikan? Kami sudah cukup. Kami hanya ingin kemuliaan Islam kembali di bumi. Islam yang menanungi alam semesta, yang menjaga kehormatan manusia tetap pada martabatnya. Yang menjadikan dunia sebagai kereta menuju akhirat hingga tak satupun jiwa saling menindas antara satu dengan lainnya. Yang menjadikan Al Quran dan sun ah Rasul sebagai pegangan hidup hingga dunia ini berlimpah cahaya-Nya.

Kematian dan kehidupan hanya sebatas tirai tipis, lalu apakah ia harus menyia-nyiakan peluang yang ada?

"Apa yang kalian harapkan?"
"Suatu tempat yang paling menyenangkan di surga, saat kawan-kawanku dapat berdampingan dengan Rasul yang mulia dan menetap wajah Rabb-ku."


Kamis, 02 Februari 2017

Di dalam Sebuah Janji


Ia bukankalah seorang yang suka bermalas-malasan. Ia lebih senang membenamkan diri di dalam pekerjaan.

Tak ada kehancuran yang lebih besar dibandingkan kesombongan. Tak ada kecerobohan yang lebih malang dibandingkan kemarahan yang meluap. Tak ada kelalaian yang lebih merugikan selain kegembiraan yang meluap.

Kau takut, Sholahuddin? Ke mana darah leluhurmu yang gemar berpetualang dan pemberani?

Jengiz Khan dan pasukannya membunuh 24.00 cendekiawan muslim. Membunuh suatu kota Muslim dengan jumlah penduduk 100.000 hingga tinggal 40 orang adalah tragedi yang tak ingin dibaca lagi. Tapi itulah sejarah.

Kau pun harus percaya bahwa waktu akan berpihak pada kita.

Kebohongan akan menujukkan kekerdilan dan anda bukanlah seseorang yang kerdil, Kaisar.

Perputaran waktu berjalan sesuai dengan sabda alam.

Kematian memang suatu kemestian. Namun bila diakhiri di ujung pedang musuh yang kejam. Sanggupkah mereka bersabar mengatasi sakaratul maut?

Tak ada gunanya berbicara dengan orang yang ingin membisu. Barangkali gadis itu lebih memilih diam sebagai kawannya berbagi.

Di manakah kebahagiaan itu, Ayah, ketika kita menyaksikan impian kita dihancurkan oleh orang-orang yang kita cintai?

Dan kekuatan bukan dilahirkan dari sepasukan tentara yang kuat melainkan kepercayaan dan persahabatan.

Pernah kau merasa rasa cinta yang menyiksa dan memenjarakanmu?

Norak! Jangan sampai kita terlihat seperti menjajakan diri. Kita putri-putri yang dididik terpelajar, jangan biarkan orang menebak isi hati kita.

Arghun menolehkan kepala. Menghadiahi  sebuah tatapan belati ke arah adik bungsunya.

Apa aku punya salah? Jika iya, coba katakan. Siapa tahu itu memang kejelekan yang harus diperbaiki.

Kata-kata adalah senjata yang lebih ampuh dari guratan pedang.

Itu kesalahanmu sendiri. Kau terlalu cepat terpancing kemarahan. Seandainya kau lebih bersabar, kemenangan ada di pihakmu. Kemarahan selalu mendatangkan kerugian karena seringkali mengaburkan akal sehat dan pertimbangan.

Setiap orang sejajar, Nak. Seorang bangsawan dan rakyat hanya berbeda karena pakaiannya. Sesungguhnya bahan dasar mereka sama. Sama-sama membusuk ketika sudah mati nantinya.

-Quotes of Sebuah Janji, a novel by Sinta Yudisia-

Rabu, 02 November 2016

Mutiara Kata Jalan Cinta Para Pejuang


Aku tidak tertarik siapa dirimu, atau bagaimana kau tiba di sini
Aku ingin tahu apakau kau mau berdiri di tengah api bersamaku dan tak mundur teratur
Aku tidak tertarik di mana atau dengan siapa kau belajar
Aku ingin tahu apakah yang menjagamu dari dalam, saat segala hal berjatuhan.
Aku ingin tahu apakah kau bisa sendirian bersama  dirimu, dan apakah kau benar-benar menyukai teman-temanmu di saat hampa
-Jean Houston-

Di hutan ada dua cabang jalan terbentang
Kuambil jalan yang jarang dilalui orang
Dan itulah yang membuat segala perbedaan
-Robert Frost-

Pasarkan produk anda dengan ritual
-Herman Karta Wijaya-

Pria pesolek, pria metroseksual, pria yang durasi berdandannya bisa sampai berjam-jam dan keluar-masuk salon kecantikan.

Dunia jauh lebih berharap kepada pria-pria yang menghabiskan waktunya untuk membaca buku, mengikuti berbagai pelatihan, mencermati perkembangan mutakhir, dan menganalisis berbagai peristiwa daripada mereka yang sibuk ke salon, menata rambut, mempermak wajah, dan memadupadankan aksesorisnya
-Marian Salzman

Ingatkah engkau kepada embun pagi bersahaja, yang menemanimu sebelum cahaya?
-Letto-

Cinta hanya kenangan lama yang tak lebih dari jejak-jejak airmata. Kalaupun ada hari ini, ia hanya menjadi rindu semalam, cemburu sepagi, dan tengkar sesiang. Tak lebih. Tak bermasa depan. 

Mimpi adalah bagian terindah dan terendah dari visi. Jika kita hendak menaikkannya satu aras, jadikanlah ia cita-cita. Bagaimana caranya? Sematkan tanggal padanya. Karena cita-cita adalah mimpi yang bertanggal. Cita-cita adalah mimpi yang telah kita tentukan waktu untuk mewujudkannya. Mimpi hari ini adalah kenyataan di hari esok
–Hasan Al Banna-

Tetapi ini tentang bagaimana ia tersampaikan hingga hati-hati tak terluka. Hingga lapang dada mengikuti jalan pejuang.

Di jalan cinta para pejuang kita lalu menjaga diri atas hubungan-hubungan antar manusia. Bahwa berbicaranya wanita dan lelaki memiliki adab-adab tersendiri. Bahwa di antara kata-kata ada yang berubah menjadi sihir berbahaya. Ketika kata-kata bernada menjadi pembicaraan khusus, maka ia berdenting, meresonansi dawai-dawai syahwat dalam hati. Di jalan cinta para pejuang kita lalu tahu, bahwa dekatnya fisik dan panjang interaski tak dianjurkan ketika kita berkomitmen menjaga kesucian diri.

Bukannya tren dan mode itu yang selalu salah, tetapi ketidakmampuan kita mendengar pesan sejati dari ilahi gara-gara perhatian kita yang berlebihan terhadap banjiaran data dan informasi. Itulah yang berpotensi bahaya. #posmodern #gadget

Karena selalu ada ruang di antara rangsangan dan tanggapan. Dan ruang itu berisi pilihan-pilihan. Maka itulah gunanya misteri takdir. Agar kita memilih di antara bermacam tawaran. Untuk menyusun cita dan rencana.

Kita bisa lari dari takdir Allah yang satu ke takdir Allah yang lain, dengan takdir Allah juga.

Mandiri. Bangunlah ia sejak kini,agar kita memiliki kuasa pada pilihan-pilihan kita senidri. Di jalan cinta para pejuang kita selalu berkelana dalam pilihan dan itu butuh keberanian.

Mungkin begitulah resiko berpikir besar. Disalahpahami lalu dikagumi.

Berikan padaku perkara-perkara besar. Dan masalah kecil itu berikan saja pada orang lain.

Ooh, indahnya surga, betapa ia kian dekat
Harum semerbak. Segar sejuk minumannya
-Ja’far Sang Panglima-

Kau ingin disebut alim dan kau telah dipuji-puiji. Kau ingin dipanggil dermawan dan itu telah kau dengar. Kau ingin dikenang sebagai pahlawan, keberanianmu telah termasyhur di mana. Dan kau sebut, Allah berbohong. Tidaklah hanyalah itu yang kau tuju, bukan ridla Allah. Maka begitu pula yang kan kau dapatkan.

Inilah uniknya jalan cinta para pejuang. Setinggi apapun, cita tak boleh bergeser dari hawa.

Bening. Mudah dibayangnkan. Mudah dihayati. Mudah dirasakan. Menggerakkan!

Kita merencanakan untuk menyesuaikan diri dengan rencana Allah.
-Hilmi Aminuddin-

Cinta tak pernah meminta untuk menanti. Ia mengambil kesempatan atau mempersilahkan. Ia adalah keberanian atau pengorbanan.

Cinta adalah duka yang mengiris pedih di saat-saat berpisah. Rindu mereka akan menguruskan tubuh dan menguras air mata.

Matahari seakan diciptakan karena cinta, rembulan juga bercahaya karena cinta. Dan bila tak ada cinta, maka mustahil air laut mencapai pantai.

Ya Allah aku bersumpah padaMu. Bahwa besok pagi aku akan bertemu musuh,  aku akan membunuh mereka dan mereka akan membunuhku. Lalu mereka akan membedah perutku, mengiris hidungku, dan mencarah telingaku. Lalu aku akan menhadapMu dan  Engkau akan bertanya kepadaku, demi siapa semua ini? Dan aku menjawab, untukMu
-Abdullah ibn Jahsy-

Jika cinta adalah matematika maka yang mencintai kita akan mengalikan kebahagiaan sampai tak hingga
Membagi keseduhan hingga tak berarti
Menambah keyakijan hingga utuh
Mengurangi kearguan hibgga habis
-Anis Matta-

Karena cinta adalah kata kerja. Lakukanlah kerja jiwa dan raga untuk mencintainya
Karena sejatinya cinta tidak mengenal rasa takut
Dia tahu bagaimana takut kepada apa yang harus ditakuti
Orang-orang yg tulus menghargai hidup dengan kecintaan
Mereka mendekapnya sebagai permata yang berharga
Dan mereka memilih waktu serta tempat yang tepat untuk menyerahkannya
Mati dengan penuh kemuliaa 
*Eiji Yoshikawa

Di jalan cinta para pejuang, selalu sucikan hati, lau bertanyalah padanya.
Di jalan cinta para pejuang, berkawanlah dengan  nurani meski kau tersunyi, meski kau sendiri.
Di jalan cinta para pejtang yang terpenting bukanlah seberapa banyak engkau tahu, tapi bahwa engkau mengetahui yang memang bermakna bagimu.

Aku bukan tak sabar, hanya tak ingin menanti
Karena berani memutuskan adalah juga kesabaran
Karena terkadang penantian
Membuka pintu-pintu syaithan

Di jalan cinta para pejuang, biarkan cinta berhenti di titik ketaatan. Meloncati rasa suka dan tak suka. Melampaui batas cinta dan benci. Karena hikmah sejati tak selalu terungkap di awal pagi. Karena seringkali kebodohan merabunkan kesan sesaat. Maka taat adalah priorotas yg kadang membuat perasaaan-perasaan terkibas.

Karena awan-awan merelakan diri jatuh ke bumi.
-Jalaludun Ar Rumi-

Hingga dakwah menyebar bagai angin sejuk menyusuri lintang demi lintang dan bujur demi bujur. Lalu tumbuh, berakar dan mekar.

Posisi apa yang Anda tawarkan pada saya, yang lebih saya nikmati sekarang?

Hatiku penuh dengan kata-kata 
Karena itu tak kuucapkan sepatah pun suara
-Jalaluduin Ar Rumi-


Kamis, 16 Juni 2016

Pulang [Quotes]


Aku tidak takut. Jika setiap manusia memiliki lima emosi, yaitu bahagia, sedih, takut, dan kemarahan aku hanya memiliki empat emosi. Aku tidak punya rasa takut.

Inilah hidupku, dan aku tidak peduli apapun penilaian kalian. Toh, aku bukan hidup untuk membahagiakan orang lain, apalagi mengahbiskan waktu mendengar komentar mereka.

I against my brother, my brothers and I against my cousins and I against strangers-pepatah suku Bedouin

Kau segera akan tahu bahwa dunia ini luas sekali, Bujang. Tidak hanya seluas hutan di kampung.

Kuburkan aku segera tanpa harus menunggu siapapun agar semua bisa dilupakan dengan cepat.

Semua orang memiliki masa lalu, dan itu bukan urusan siapapun. Urus saja masa lalu masing-masing.

Aku tahu Kopong sudah berusaha sangat ramah. Tapi wajah sangar tetap tidak bisa ditolong.
Di keluarga ini masa lalu, hari ini, masa depan sepertinya berkelindan erat bagi setiap penghuninya.

Aku sudah mulai melupakan lereng rimba Sumatera.lupa rasanya berlarian di ladang padi tadah hujan, melompati parit-parit hutan, berjalan di atas pohon tumbang, atau menatap kabut putih yang menggantung setiap pagi.

Jangan pernah tertipu dengan tampilan fisik.

Tidak semua di dunia ini bisa dibeli dengan uang.

Pertempuran adalah pertempuran. Tidak ada ampun. Jangan ragu  walau sehelai benang.
Bahwa kesetiaan terbaik adalah prinsip-prinsip hidup bukan pada yang lain.

Sungguh jika manusia memiliki lima emosi, aku hanya memiliki empat karena aku tak lagi memiliki rasa takut.

Tentu sekarang, Bujang! Aku tidak punya waktu untuk berdiri di sini sepanjang hari.

Salonga tidak pernahmeminta bayaran sepeser pun atas setiap pekerjaan yang Keluarga Tong berika karena dia memiliki definisi kesetiaan tersendiri.

Hanya kesetiaan pada prinsiplah yang akan memanggil kesetiaan-kesetiaan lainnya.
Samurai adalah cara hidup. Prinsip-prinsip. Kehormatan.

Katana bukan sekedar alat untuk membunuh, tapi juga simbol rasa sabar dan pengendalian diri.sejatinya dalam hidup kita tidak pernah berusaha mengalahkan orang lain, dan itu sama sekali tidak perlu. Kita cukup mengalalahkan diri sendiri. egoisme. Ketidakpedulian. Ambisi. Rasa takut. Pertanyaan. Keraguan. Sekali kau menang dalam pertempuran itu. maka pertempuran yang lainnya mudah saja.

Sekarang saatnya kau melatih diri sendiri dan menemukan jawaban dar dirimu sendiri.

Saat kau ada di titik itu, kau seperti bisa menyentuhnya, tersenyum takzim, menyaksikan betapa jernihnya kehidupan. Saat itu terjadi, kau telah pulang. Pulang pada hakikat kehidupan. Memeluk erat semua kesedihan dan kegembiraan.

Bagaimana aku melakukannya? Persis seperti yang kau bilang, kerja keras, latihan dan disiplin.
Kita tidak tahu kehidupan akan membanting kita dalam sekali. Membuat tertunduk untuk kemudian memaksa kita mengambil keputusan. Satu-dua keputusan itu membuat kita bangga,sedangkan sisanya lebih banyak menghasilkan penyesalan.

Semua orang bisa berkhianat, Bujang. Jika dia memiliki motif dan kesempatan, dia akan melakukannya.

Bersabarlah, maka gunung-gunung akan luruh dengan sendirinya, lautan akan kering. Biarkan waktu menghabisi semuanya.

Hidup adalah perjalanan panjang. Kumpulan hari-hari. Di salah satu hari itu, di hari yang sangat spesial, kita dilahirkan. Kita menangis kencang saat menghidup udara pertama kali. Di salah hari lainnya, kita tiba-tiba tergugu sedih karena kegagalan atau kehilangan. Di salah satu berikutnya, kita tertikam sesak,tersungkur terluka, berharap hari segera berlalu. Hari-hari buruk mulai datang. Dan kita tidak pernah tahu kapan dia akan tiba menegtuk pintu. Kemarin kita masih tertawa, untuk besok lusa tergugu menangis. Kemarin kita masih berbahagia dengan banyak hal, untuk besok lusa terjatuh, dipukul telak oleh kehidupan. Hari-hari menyakitkan.

Jangan dilawan hari-hari menyakitkan itu, Nak. Jangan pernah kau lawan. Karena kau pasti kalah. Mau semuak apa pun kau dengan hari-hari itu, matahari akan memenuhi janjinya,terbit dan terbit lagi tanpa peduli apa perasaanmu.

Kau keliru sekali jika berusaha melawannya, membencinya, itu tidak akan pernah menyelesaikan masalah. Peluklah semuanya. Peluk erat-erat. Dekap seluruh kebenciaan itu. Hanya itu cara agar hatimu damai, Nak.

Semua pertanyaan, semua keraguan, semua kecemasan, semua kenangan, peluklah mereka erat-erat. Tidak perlu disesali, tidak perlu membenci, buat apa? Bukankah kita selalu bisa melihat hari yang indah meski di hari terburuk sekalipun?

Ketahuilah, Nak. Hidup ini tidak pernah tentang mengalahkan siapapun. Hidup ini hanya tentang kedamaian di hatimu.

Dia takut-dia mengakuinya-tapi dia tidak akan lari dari kenyataan itu, melainkan akan menitipkan sisanya kepada takdir Tuhan.

Menerjemahkan kembali keberanian.

Kita tidak pernah berdua.

Apakah aku takut saat ini?

Aku  membutuhkan keajaiban yang tersisa.

Tidak ada sihir. Aku hanya bergerak lebih cepat dibanding dirinya, bergerak lebih kuat. Aku telah menerobos batasan diriku sendiri.

Ketika di telah membuka tabir ‘rahasianya,’ hal yang tak  mungkin menjadi mungkin.


Sungguh, sejauh apa pun kehidupan menyesatkan, segelap apa pun hitam yang kutempuh, Tuhan selalu memanggil kami pulang. Anakmu telah pulang. 

Sabtu, 14 Mei 2016

Amelia [Quote]


Aku tenggelam dalam tarian huruf, kata, kalimat-kalimat dalam cerita. Dan waktu terus melesat berlalu

Kau hanya perlu menerima seidit saja kenyataan tersebut, maka kau akan paham.

Itulah salah-satu jawaban mengapa kemiskinan, keterbatasan bisa diberantas dengan ilmu pengetahuan. Tentu kerja keras menjadi syarat utamanya. Akan tetapi jika ditambah sedikit ilmu pengetahuan, petani kampung kita bisa hidup makmur dan berkecukupan.

Berpikir positif dan menghibur diri selalu efektif membuat perasaan kesal berubah menjadi riang.

Ingat dua peraturan dalam bagaimana menulis karangan yang baik. Yang pertama adalah tidak ada peraturannya sama sekali. Yang kedua, jika ada peraturan yang bilang ada peraturannya, maka lihat peraturan yang pertama. Biarkan jemari kalian mengalir bagai mata air deras, menuliskan cerita yang bening tak tertahankan.



Selalu menyenangkan setiap kali berhasil mengusir pergi perasaan itu, perasaan bersalah.

Sebenarnya Amel, di dunia ini ada puluhan juta anak-anak yatim piatu. Tidak ber-ayah, pun tidak memiliki ibu. Bukan hanya Norris yang ditinggal ibunya. Satu-dua di antara jutaan itu tumbuh menjadi anak yang paham, mengerti. Meski juga banyak yang sebagian besar berwatak buruk, bahkan jahat. Lantas, kenapa kita harus bersusah payah peduli padanya, terus membantu padahal semua kebaikan yang diberikan hanya dilempar jauh-jauh? Karena Norris adalah teman kita, tetangga kita. Berada dekat di sekitar kita, dan ada dalam kehidupan kita. Sebelum kita peduli pada jutaan anak-anak itu, mulailah peduli dengan yang paling dekat. Kau telah melakukannya, Amel. Jangan bersedih hati.

Bagus sekali, Gita. Jangan cemas, ini bukan soal kecepatan. Sepanjang kalian bisa menemukannya itu lebih dari cukup.

Di dunia ini selalu ada orang-orang yang memang tidak pantas mendapat perhatian, kasih sayang. Orang-orang yang memang sebaiknya dibuang jauh-jauh dari kehidupan kita.


Kau kira jika semua orang jahat kepada kau karena mereka jahat? Kau sendirilah yang membuat orang-orang membenci kau. Mereka menertawakan karena kau sendiri yang meminta ditertawakan. Semua orang berhenti berbuat baik karena kau sendiri yang justru membuang seluruh kebaikan itu.

Banyak hal di dunia ini yang tidak kita ketahui. Maka saat kita tidak tahu, bukan berarti kita berhak menyimpulkannya semau kita. Ada banyak hal di dunia ini yang terlihat jahat, menyakitkan, tapi itu boleh jadi karena kita tidak tahu, belum mengerti.

Karena hati kau terbuat dari kristal paling bening. Hanya seorang puteri terbaik yang memperolehnya. Putri Amelia.

Tetap berpikir yang terbaik akan terjadi.

Selalu saja ada orang-orang yang tetap peduli dan tidak pergi.

Tidak ada tulisan jelek, tidak ada tulisan yang bagus. Semuanya spesial

Puisinya bebas, tulis saja perasaan yang ingin kalian tumpahkan.

Tidak pernah ada kata terlambat dalam kata belajar, Nak. Tidak kemarin, tidak hari ini, juga tidak akan pernah esok lusa. Mari bergabung.


Hidup ini dipergilirkan satu sama lain. Kadang kita di atas, kadang kita di bawah. Kadang kita tertawa, lantas kemudian terdiam menangis. Itulah kehidupan. Barang siapa yang sabar, maka semuanya akan dilewati dengan hati lapang.

Doa bisa terwujud menjdi bala bantuan tidak terbilang yang dikirim langsung dari langit. Doa adalah benteng pertahanan yang baik. Sekaligus senjata musli terbaik.

Belajar menjadi petani cerdas.

Ketika kita pergi melihat dunia luar, maka kita akan menemui tempat baru, teman-teman baru, pengalaman baru, kesempatan baru. Maka, jangan bersedih.


Dan yang lebih penting apakah kita bahagia atau tidak. Apakah rasa damai dan tenteram itu hadir di hati. Kitalah yang paling tahu.

Tenang saja, selalu ada esok lusa. Pekerjaan ini membutuhkan semangat yang besar.

Sebenarnya perih, tapi itu tertutupi dengan perasaan riang melihat seluruh lahan sudah bersih.

Tuntutlah ilmu sejauh mungkin. Rengkuh ia dari tempat-tempat yang jauh. Kumpulkan dari sumber-sumber terbaik, guru-guru yang tulus. Agar terang cahaya kalian. Terang oleh ilmu. Jangan bosan karena waktu. Jangan menyerah pada keterbatasan. Jangan malu karena ketidaktahuan. Kalian adalah anak-anak terbaik yang dimiliki kampung ini.

Siapapun yang tidak pernah mengambil langkah pertama dalam memulai sesuatu, maka tidak akan pernah melihat hasil sesuatu tersebut. Tidak akan pernah.


Rabu, 16 Maret 2016

Hujan-Tere Liye (Quote)

Kejadian besar selalu bisa membuat orang cepat dewasa. Mereka tidak bisa menghindar, tidak bisa melawan. Mereka hanya bisa  memeluk semua kesedihan, memeluknya erat-erat.


Kesibukan adalah cara terbaik melupakan banyak hal, membuat waktu melesat tanpa terasa.

Bab lama telah lama ditutup. Bab baru siap dibuka.

Lail membalas kejamnya takdir dengan membantu orang lain. Mengobati kesedihan dengan berbuat baik. Kesibukan juga mampu mengusir kerinduannya kepada Esok.

Apakah kita akan memilih melupakan atau mengenang semua hal menyakitkan.

Jangan pernah jatuh cinta saat hujan, Lail. Karena ketika besok lusa kamu patah hati, setiap hujan turun, kamu akan mengenang kejadian menyakitkan itu.

Karena kenangan seperti hujan, ketika ia datang, kita tidak bisa menghentikannya. Bagaimana kita akan menghentikan  tetes air yang turun dari langit? Hanya bisa ditunggu, hingga selesai sendirinya.

Kamu tahu, Lail, ciri-ciri orang  yang sedang jatuh cinta adalah merasa bahagia dan sakit dalam waktu bersamaan. Merasa yakin dan ragu dalam satu hela napas. Mereka senang sekaligus cemas menunggu hari esok. Tak pelak lagi.

Bagi orang-orang yang sedang menyimpan perasaan, ternyata bukan soal besok kiamat saja yang membuat panik, susah  hati. Cukup hal kecil seperti jaringan komunikasi terputus, genap sudah untuk membuat nelangsa

Hujan-Tere Liye mengisahkan banyak hal
Kamu tahu, Lail, tidak ada kabar adalah kabar, yaitu kabar tidak ada kabar. Tidak ada kepastian juga adalah kepastian, yaitu kepastian tidak ada kepastian.

Semua harus lulus. Gagal satu, itu berarti mengulang setahun lagi. Dalam skenario yang lebih buruk, gagal dua mata kuliah, mereka akan dikeluarkan dari sekolah. Semua mahasiswa menggunakan lisensi sistem pendidikan yang dibiayai negara. Dana itu tidak akan dihabiskan untuk mahasiswa yang malas belajar.

Ada orang-orang yang sebaiknya cukup menetap dalam hati kita saja, tapi tidak bisa tinggal dalam hidup kita. Maka, biarlah begitu adanya, biar menetap di hati, diterima dengan lapang. Toh dunia in selalu ada misteri yang tidak bisa dijelaskan.menerimanya dengan baik justru membawa kedamaian.

Bagian terbaik dari jatuh cinta adalah perasaan itu sendiri. Kamu pernah merasakn rasa sukanya, sesuatu yang sulit dilukiskan kuas sang pelukis, sulit disulam puisi oleh pujangga, tidak bisa dijelaskan oleh mesin paling canggih sekalipun. Bagian terbaik dari jatuh cinta bukan tentang memiliki. Jadi kenapa kamu sakit hati setelahnya? Kecewa? Marah? Benci? Cemburu? Jangan-jangan karena kamu tidak pernah paham betapa indahnya jatuh cinta.

Di sana juga ada Maryam, sahabat Lail
Kita harus membayar mahal atas egoisme masing-masing.

Tanpa siklus hujan, cadangan air bawah tanah mulai berkurang. Bahan pangan kembali terbatas. Dan harga melesat tidak terkendali.

Gadis itu sudah berjanji akan mengendalikan perasaannya. Mengusir pergi setiap kali rindu datang. Menutup rapat-rapat setiap kali kenangan di lokasi pengungsian kembali. Siapalah dia? Bukan siapa-siapa Esok!

Lebih baik mendengar kebenaran meski itu amat menyakitkan daripada mendengar kebohongan meski itu amat menyenangkan.

Ini pekerjaan relawan bukan penugasan militer. Tak perlu mengarang-ngarang alasan.

Orang-orang kuatlah yang bisa melepaskan sesuatu, orang–orang yang berhasil menaklukkan diri sendiri. Meski terasa sakit, menangis, marah-marah tapi pada akhirnya bisa tulus melepaskan, maka dia telah berhasil menaklukkan diri sendiri.

Tetapi sesungguhnya buka melupakan yang menjadi masalahnya. Tapi menerima. Barang siapa yang bisa menerima, maka dia akan melupakan. Tapi jika dia tidak bis menerima, dia tidak akan pernah bisa melupakan.